Tatacara Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

0
254
sumber : www.panduanbpjs.com

Berikut adalah cara unutuk mencairkan salah satu program dari BPJS Ketenagakerjaaan, yaitu JHT (Jaminan Hari Tua), cuma hati” jangan sampe tertukar sama BPJS Kesehatan soalnya kebanyakan suka tertukar ).

Ketentuan

  • Sudah terdaftar e-KTP (soalnya sistemnya online sama data kependudukan)
  • Sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Sudah tidak bekerja (Resign, Habis Kontrak atau PHK)
  • Belum bekerja di tempat baru (Biasanya walaupun daftar baru BPJS Ketenagakerjaannya, kepesertaan yang lama tetap tidak bisa dicairkan, karena dianggap masih bekerja)
  • Ada masa tunggu 1 bulan (contoh kasus : seseorang resign per tanggal 05 April 2016, berarti bulan april kepesertaan agan masih aktif karena bulan April masih ada iuran dari perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan, baru non aktif di bulan Mei 2016, dan setelah itu ada masa tunggu 1 Bulan, sehingga baru bisa di cairkan di bulan Juni 2016.)

Dokumen Pendukung

  • KTP (Kartu Tanda Penduduk) Asli & Fotocopy
  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek Asli & Fotocopy
  • KK (Kartu Keluarga) Asli & Fotocopy
  • Surat Referensi/Pakelaring dari Perusahaan Asli & Fotocopy
  • Buku Tabungan Asli & Fotocopy

( NB : Semua Dokumen Pendukung yang asli discan/difoto untuk keperluan upload dokumen )

Sekarang kita baru masuk ke bahasan utama kita yaitu..
Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Secara Online

  1. Silahkan masuk ke website BPJS Ketenagakerjaan Klik Disini
  2. Masukkan No e-KTP
  3. Masukkan Nama Lengkap
  4. Masukkan Tanggal Lahir (Setelah sampai sini biasanya sistem akan mencocokan dahulu dengan data kependudukan,
  5. Masukkan Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan/Jamsostek
  6. Pilih alasan anda melakukan klaim/pencairan
  7. Masukkan nomor handphone (Sebaiknya gunakan nomor anda yang selalu aktif)
  8. Masukkan email (Wajib diisi, jadi bagi yang belum punya harus dibuat dulu dan harus menggunakan email milik sendiri)
  9. Jika semua telah terisi klik pada tombol Proses
  10. Selanjutnya website akan meminta anda memasukkan kode verifikasi yang telah dikirim melalui email (silahkan cek email masuk)
  11. Pilih cabang yang ingin anda datapngi (Boleh dimana saja karena sistemnya sudah online, saran ane pilih yang paling deket)
  12. Masukkan PIN (PIN yang anda terima di handphone yang anda daftarkan di no. 7)
  13. Masukkan No Peserta (Nama akan muncul sendiri jika data valid)
  14. Isi Nama Pemilik Rekening, Nama Bank dan No. Rekening (Rekening harus atas nama ybs)
  15. Selanjutnya Dokumen Pendukung yang sebelumnya sudah di scan, upload di kelengkapan administrasi (File minimal 100 kb dan maksimalnya 1,6 mb dengan ext. JPG atau PDF)
  16. Tekan simpan,
  17. Silahkan cek kembali email anda jika ada email seperti ini, berarti anda telah berhasil
  18. Tunggu email selanjutnya biasanya 1 hari kerja setelah email pertama (akan ada email kedua untuk panggilan penyerahan dokumen)
  19. datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan yang telah anda pilih, serahkan dokumen, dan isi formulir tambahan (surat pernyataan bahwa telah berhenti bekerja) bawa materai 6000.
  20. Setelah pemeriksaan dokumen dan foto tinggal menunggu transfer (Kalau pas ane nyobain, besoknya langsung ada transfer)

NB : Antrian untuk klaim JHT secara online dibedakan dengan yang langsung dan untuk validasi dokumennya pun lebih cepat, soalnya sudah ada dokumen yang di upload jadi lebih cepat (pas ane proses, ngantri + validasi + foto itu cuma makan waktu setengah jam)

Dan keseluruhan proses dari awal sampe dana JHT di transfer itu cuma makan waktu 4 hari (beda sama yang manual, biasanya sampe harus nunggu berminggu minggu sampai berbulan bulan.

Rinciannya :

  • hari pertama isi formulir online
  • hari kedua dapet email panggilan
  • hari ketiga datang ke kantor BPJS (Validasi & Foto)
  • hari keempat dana JHT Ditransfer

Semoga infonya bermanfaat, ( kaskus/ pengalaman agan toshy)

LEAVE A REPLY