Jakarta, 30 Oktober 2016

Beberapa hari lalu heboh di media sosial soal berita korban akibat menggunakan handsfree sambil menge-charge handpone ( HP). Seberapa jauhkah hubungan antara charging HP dengan keadaan yang ada pada sekitar kita.

Telah banyak diulas, bahwa melakukan charge HP tidak boleh dilakukan asal asalan, harus dijaga dan diperhatikan.

Telepon seluler atau handphone (HP) dewasa ini sudah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan bagi setiap manusia. Karena sering digunakan, semakin sering pula sang pemilik HP untuk melakukan pengisian ulang baterai.

Demi mempermudah para pengguna HP, kini telah tersedia berbagai aksesori yang berfungsi menjaga ponsel tetap menyala dan siap digunakan, seperti powerbank, dan baterai cadangan. Namun, seringpula kita temui banyak orang yang mengisi HP-nya dengan charger melalui output lighter untuk di mobil. Lantas bolehkah cara demikian?

Seperti dilansir Astrawolrd, proses pengisian baterai HP di dalam mobil dengan menggunakan power output yang berasal dari lubang pemantik api (lighter), memang mudah dan praktis. Namun di balik kepraktisannya itu, ada risiko jangka panjang yang akan memperpendek masa pakai baterai HP atau gadget lainnya.

Kenapa tidak boleh melakukan charging di mobil ?

Keterbatasan tegangan aliran listrik di mobil menjadi salah satu faktor kenapa kita Hal ini dilarang ( tidak dianjurkan ) melakukan charging HP di mobil. Aliran listrik mobil yang kurang stabil, seiring dengan putaran mesin yang turun-naik, atau hidup-matinya sistem kelistrikan mobil yang mendistribusikan arus listrik ke AC, audio, dan lampu-lampu. Kondisi seperti ini kemungkinan akan berpengaruh terhadap tegangan output pada alternator.

Hal lain yang juga akan terjadi pada baterai, adalah baterai yang panas dan bisa menggelembung. Bahkan mungkin bisa meledak terjadi pada baterai HP.

Dalam kondisi terpaksa apabila kita harus melakukan charging  melalui output lighter di mobil, perlu beberapa hal untuk langkah antisipasi agar kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tidak timbul. Berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Jauhkan dari benda-benda yang mudah terbakar seperti kertas, busa ataupun kain.

2. Gunakan baterai dan charger yang berkualitas sesuai dengan standar pabrikan HP atau gadget yang digunakan.

3. Hentikan proses pengisian baterai apabila HP atau charger menjadi panas.

4. Hindari menelepon atau menerima telepon saat HP sedang diisi ulang. Sebaiknya lepas charger dari HP ketika harus menelepon atau menerima telepon.

5. Jauhkan dari sinar matahari langsung atau sumber panas yang berlebihan saat menyimpan baterai HP.(INT)

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY